KITAB AL-GHUNYAH PDF

Zulkijind So, we do not say either saying absolutely — and this can be covered in more detail in a separate article. For Allaah, the Sublime, has never ceased to be mutakallim one who speaksand His Speech Kalaam comprises al-ghunyahh of the meanings of command amrprohibition nahy and al-istikhbaar inquiry. Iyaadin Articles Topics: And likewise the saying of al-Juwaynee d. What has been explained here is the view of the entirety of the Salaf and it is what all the Imaams are upon, including Imaam Ahmad and Imaam al-Bukhaareethat Allaah speaks when and as He wills, with letter and voice. Part 1 — Developing The Framework.

Author:Vudokinos Tern
Country:Bangladesh
Language:English (Spanish)
Genre:Science
Published (Last):15 January 2013
Pages:339
PDF File Size:3.45 Mb
ePub File Size:19.64 Mb
ISBN:594-9-42372-691-5
Downloads:20121
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Yozahn



Ya, semua orang tahu siapa itu Abdul Qadir Jailani. Mulai dari anak-anak kecil sampai orang-orang tua pun tahu tentang Abdul Qadir Jailani, sampai para tukang becak pun tahu akan siapa tokoh ini. Sampai-sampai jika ada orang yang bernama Abdul Qadir, maka orang akan mudah menghafal namanya disebabkan namanya ada kesamaan dengan nama Abdul Qadir Jailani. Yang jelas, selama orangnya muslim, pasti tahu siapa itu Abdul Qadir Jailany.

Ya minimal namanya. Jika nama Abdul Qadir disebut atau didengarkan oleh sebagian orang, niscaya akan terbayang suatu hal berupa kesholehan, dan segala karomah, serta keajaiban yang dimiliki oleh beliau menurut mereka. Orang-orang tersebut akan membayangkan Abdul Qadir Jailani itu bisa terbang di atas udara, berjalan di atas laut tanpa menggunakan seseuatu apapun, mengatur cuaca, mengembalikan ruh ke jasad orang, mengeluarkan uang di balik jubahnya, menolong perahu yang akan tenggelam, menghidupkan orang mati dan lain sebagainya.

Apakah semua itu betul, ataukah semua itu hanyalah karangan dan kedustaan dari para qashshash pendongeng yang bodoh? Berikut sedikit keterangan mengenai siapakah Abdul Qadir Al-Jailani. Jailan merupakan nama bagi beberapa daerah yang terletak di belakang Negeri Thobaristan. Tidak ada satu kota pun terdapat di negeri Jailan kecuali ia hanya merupakan bentuk perkampungan yang terletak pada daerah tropis di sekitar pegunungan. Syaikh Abdul Qadir Al-Jailany berkata dalam kitabnya Al-Ghun-yah yang masyhur: [Allah berada di bagian atas langit, bersemayam di atas Arsy, menguasai kerajaan, ilmu-Nya meliputi segala sesuatu, kepada-Nya lah naik kata-kata yang baik dan amalan sholeh diangkatnya.

Dia mengatur segala urusan dari langit ke bumi, lalu urusan itu naik kepada-Nya dalam satu hari yang sama dengan seribu tahun menurut perhitungan kalian. Tidak boleh Allah disifatkan bahwa Dia ada di segala tempat.

Ternyata Syaikh Abdul Qadir termasuk orang yang mencapai puncak kepemimpinan dalam ilmu, harta, fatwa dan amal disana.

Penuntut ilmu tidak perlu lagi menuju kepada yang lainnya karena banyaknya ilmu, kesabaran terhadap penuntut ilmu, dan kelapangan dada pada diri beliau. Orangnya berpandangan jauh. Beliau telah mengumpulkan sifat-sifat yang bagus, dan keadaan yang agung. Saya tak melihat ada orang yang seperti beliau setelahnya. Ia telah menulis di dalamnya suatu musibah, dan cukuplah seseorang itu dikatakan berdusta jika ia menceritakan segala yang ia dengar. Di dalamnya terdapat keanehan, malapetaka, pengakuan dusta, dan ucapan batil, yang tak bisa lagi dihitung.

Sebagian ulama belakangan menyebutkan bahwa memang beliau mempunyai beberapa karamah, hanya saja sebagian orang-orang jahil lagi ghuluw kepada beliau terlalu memperbesar-besar kejadiannya dan banyak menambah kisah-kisah palsu lagi dusta lalu menyandarkannya kepada beliau -rahimahullah-. Maka aku mengetahui bahawa dia sebagai seorang Salafi. Beliau menetapkan nama-nama dan sifat-sifat Allah dan akidah-akidah lainnya di atas manhaj Salaf. Beliau juga membantah kelompok-kelompok Syiah, Rafidhah, Jahmiyyah, Jabariyyah, Salimiyah, dan kelompok lainnya dengan manhaj Salaf.

Beliau juga berkata dalam kitabnya Fat-hur Rabbani hal. Dan hal itu merupakan dasar yang harus dimiliki , dan akidah yang shahih itu adalah akidah Salafush Soleh. Tentang Iman Beliau juga telah mengatakan di dalam kitab al-Ghunyah hal. As-Sajadah 32 : 5]. Syaikh melarang kita menyatakan bahwa Allah berada di mana-mana Di dalam kitabnya al Ghunyah hal. Tokoh yang diyakini sebagai cikal bakal berdirinya Tarekat Qadiriyah ini lebih dikenal masyarakat lewat cerita-cerita karamahnya dibandingkan ajaran spiritualnya.

Terlepas dari pro dan kontra atas kebenaran karamahnya, Biografi manaqib tentangnya sering dibacakan dalam majelis yang dikenal di masyarakat dengan sebutan manaqiban. Futuh Al Ghaib. Berbagai Terbitan.

A berbahasa Sunda Bandung, Sindangdjaja. Semarang, Al-Munawir. Subhi Masyhadi. Kemudian Khidir memberikan isyarat kepadanya agar ia tidak disalahi dan kalau sampai hal itu terjadi maka akan menjadi sebab perpisahan antara keduanya. Maka berkatalah Khidir kepadanya : Duduklah di sini! Ia terbang mengikuti naluri hayawani tanpa memperdulikan apakah ada makhluk lain yang terganggu olehnya.

Dan apakah mereka tidak memperhatikan burung-burung yang mengembangkan dan mengatupkan sayapnya di atas mereka? Tidak ada yang menahannya di udara selain Yang Maha Pemurah. Sesungguhnya Dia Maha Melihat segala sesuatu.

Al Mulk : 19 Tidakkah kamu tahu bahwasanya Allah: kepada-Nya bertasbih apa yang di langit dan di bumi dan juga burung dengan mengembangkan sayapnya. Masing-masing telah mengetahui cara sembahyang dan tasbihnya, dan Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan. An Nur : 41 — Diantara kekeramatan lainnya. Matinya seorang pelayan karena sorotan mata Syaikh Abdul Qadir Jailani karena kesalahannya tidak sudi meletakkan kendi kearah kiblat.

Sungguh dusta dinisbatkan kepada beliau, kalimat-kalimat kekufuran!! Beliau orang yang sangat mulia, rendah hati dan mempunyai aqidah yang bersih dan lurus insyAllah.

Kesulitan yang menimpaku karena melambungnya harga yang terjadi di Baghdad membuatku tidak makan selama berhari-hari. Aku hanya bisa memunguti sisa-sisa makanan yang terbuang untukku makan. Suatu hari, karena saking laparnya, aku pergi ke sungai dengan harapan mendapatkan daun carob, sayuran, atau selainnya yang bisa ku makan. Tidaklah aku mendatangi suatu tempat melainkan ada orang lain yang telah mendahuluinya.

Ketika aku mendapatkannya, maka aku melihat orang-orang miskin itu memperebutkannya. Maka, aku pun membiarkannya, karena mereka lebih membutuhkan. Aku pulang dan berjalan di tengah kota. Tidaklah aku melihat sisa makanan yang terbuang, melainkan ada yang mendahuluiku mengambilnya. Hingga, aku tiba di Masjid Yasin di pasar minyak wangi di Baghdad. Aku benar-benar kelelahan dan tidak mampu menahan tubuhku. Aku masuk masjid dan duduk di salah satu sudut masjid.

Hampir saja aku menemui kematian. Tib-tiba ada seorang pemuda non Arab masuk ke masjid. Ia membawa roti dan daging panggang. Ia duduk untuk makan. Setiap kali ia mengangkat tangannya untuk menyuapkan makanan ke mulutnya, maka mulutku ikut terbuka, karena aku benar-benar lapar. Sampai-sampai, aku mengingkari hal itu atas diriku. Ia bersumpah untuk memberikannya kepadaku.

Namun, jiwaku segera berbisik untuk tidak menurutinya. Pemuda itu bersumpah lagi. Akhirnya, akupun mengiyakannya. Aku makan dengan tidak nyaman. Dari mana kamu berasal? Apa julukanmu? Aku bertanya tentang dirimu, tetapi tidak ada yang menunjukkanku kepadamu.

Bekalku habis. Selama tiga hari ini aku tidak mempunyai uang untuk makan, selain uang milikmu yang ada padaku. Bangkai telah halal bagiku karena darurat. Maka, aku mengambil barang titipanmu, berupa roti dan daging panggang ini. Sekarang, makanlah dengan tenang. Karena, ia adalah milikmu.

Aku sekarang adalah tamumu, yang sebelumnya kamu adalah tamuku. Aku menggunakannya karena terpaksa. Aku meminta maaf kepadamu. Aku memberikan sisa makanan dan sedikit uang sebagai bekal. Ia menerima dan pergi. Jangan engkau berhujah dengan qadr, karena itu tidak akan diterima darimu. Patuhilah dan janganlah membangkang. Bersabarlah dan jangan khawatir. Hendaklah kalian bermazhab kepada Salafus Shalih.

Hal ini meliputi kehidupan, kata dan perilaku. Syaikh Abdul Qodir al Jailani rahimahullah berkata: Tidak baik bagimu jika engkau kagum dengan amal-amalmu, engkau bangga dengan dirimu sendiri, dan meminta imbalan dari setiap amal yang engkau lakukan.

Engkau bisa beramal karena taufik dari Allah, pertolongan, kekuatan, kehendak dan karunia-Nya. Jika engkau bisa menjauh dari maksiat, maka itupun terjadi karena perlindungan, penjagaan dan pengayoman-Nya. Dimana dirimu dari sikap bersyukur, mengapa engkau tidak mengakui nikmat-nikmat yang diguyurkan kepadamu?

Serta dengan cara bagaimana Allah menutup hidupnya. Ingatlah Dia ketika datangnya Hari Kebangkitan. Pikirkanlah nasibmu di alam kubur. Jika engkau memikirkan hal ini maka kekerasan hatimu akan hilang, ia akan menjadi lembut dan suci. Jangan sekali-kali hanya duduk di atas tempat pembaringan, atau tidur di balik selimut, atau bersembunyi di balik pintu kemudian engkau meminta pekerjaan.

EUPHONIUM CONCERTO HOROVITZ PDF

Kitab al-Ghunyah – Karangan Syekh Abdul Qodir al-Jaelani

In fact he spoke with very severe words, which you can read in full in this article here and you must take caution because there are lots of fireworks going off in every direction in that article! Because through them letter and voice does the dumb and silent become speaking mutakallimdelivering speech naatiq. Part 1 — Developing The Framework. And all of the above, sent them fleeing on their heels, full of awe and terror, with their intellectual frauds and innermost secrets brought out into the open and pounded with fire and brimstones — with not a whisper or whimper in response. Rather the Majority Would Tend to Atheism! And the speech Kalaam of Allaah al-ghunuah not depart from that.

DESIGN THOMAS HAUFFE PDF

Berlangganan via Email

Ya, semua orang tahu siapa itu Abdul Qadir Jailani. Mulai dari anak-anak kecil sampai orang-orang tua pun tahu tentang Abdul Qadir Jailani, sampai para tukang becak pun tahu akan siapa tokoh ini. Sampai-sampai jika ada orang yang bernama Abdul Qadir, maka orang akan mudah menghafal namanya disebabkan namanya ada kesamaan dengan nama Abdul Qadir Jailani. Yang jelas, selama orangnya muslim, pasti tahu siapa itu Abdul Qadir Jailany. Ya minimal namanya. Jika nama Abdul Qadir disebut atau didengarkan oleh sebagian orang, niscaya akan terbayang suatu hal berupa kesholehan, dan segala karomah, serta keajaiban yang dimiliki oleh beliau menurut mereka.

Related Articles