ASKEP LIMFOMA PDF

Pengertian Pengertian tentang limfoma maligna antara lain menurut Danielle, bahwa limfoma adalah malignansi yang timbul dari sistem limfatik. Sedangkan menurut Suzanne C. Smeltzer, , mengemukakan bahwa limfoma maligna adalah keganasan sel yang berasal dari sel limfoid. Pengertian lain tentang limfoma maligna menurut Doenges, adalah kanker kelenjar limfoid. Pengertian lain yang diperoleh dari www.

Author:Tugar Vudolrajas
Country:Burkina Faso
Language:English (Spanish)
Genre:Photos
Published (Last):3 January 2009
Pages:76
PDF File Size:19.42 Mb
ePub File Size:19.99 Mb
ISBN:911-6-86865-386-7
Downloads:69014
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Samuktilar



Intake makan dan minum menurun, mual, muntah 2. Data Obyektif a. Timbul benjolan yang kenyal, mudah digerakkan pada leher, ketiak atau pangkal paha b. Wajah pucat 1. Resiko tinggi infeksi berhubungan dengan imunosupresi dan malnutrisi 2.

Hipertermi berhubungan dengan tak efektifnya termoregulasi sekunder terhadap inflamasi 3. Nyeri berhubungan dengan interupsi sel saraf 4. Perubahan perfusi jaringan perifer berhubungan dengan gangguan sistem transport oksigen terhadap perdaharan 5. Intolerans aktivitas berhubungan dengan kelemahan, pertukaran oksigen, malnutrisi, kelelahan. Perubahan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh berhubungan dengan intake yang kurang, meningkatnya kebutuhan metabolic, dan menurunnya absorbsi zat gizi.

Kekurangan volume cairan berhubungan dengan muntah dan intake yang kurang 9. Perubahan kenyamanan berhubungan dengan mual, muntah Ansietas berhubungan dengan kurang pengetahuan tentang penyakit, prognosis, pengobatan dan perawatan Hipertermi berhubungan dengan tak efektifnya termoregulasi sekunder terhadap inflamasi a.

Intervensi : Rasional : dengan memantau suhu diharapkan diketahui keadaan sehingga dapat mengambil tindakan yang tepat. Anjurkan dan berikan banyak minum sesuai kebutuhan cairan anak menurut umur Rasional : dengan banyak minum diharapkan dapat membantu menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh. Berikan kompres hangat pada dahi, aksila, perut dan lipatan paha.

Rasional : kompres dapat membantu menurunkan suhu tubuh pasien secara konduksi. Anjurkan untuk memakaikan pasien pakaian tipis, longgar dan mudah menyerap keringat. Rasional : Dengan pakaian tersebut diharapkan dapat mencegah evaporasi sehingga cairan tubuh menjadi seimbang. Kolaborasi dalam pemberian antipiretik. Rasional : antipiretik akan menghambat pelepasan panas oleh hipotalamus. Nyeri berhubungan dengan interupsi sel saraf a.

Tujuan : nyeri berkurang Tentukan karakteristik dan lokasi nyeri, perhatikan isyarat verbal dan non verbal setiap 6 jam Rasional : menentukan tindak lanjut intervensi. Pantau tekanan darah, nadi dan pernafasan tiap 6 jam Rasional : nyeri dapat menyebabkan gelisah serta tekanan darah meningkat, nadi, pernafasan meningkat Terapkan tehnik distraksi berbincang-bincang Rasional : mengalihkan perhatian dari rasa nyeri Ajarkan tehnik relaksasi nafas dalam dan sarankan untuk mengulangi bila merasa nyeri Rasional : relaksasi mengurangi ketegangan otot-otot sehingga mengurangi penekanan dan nyeri.

Beri dan biarkan pasien memilih posisi yang nyaman Rasional : mengurangi keteganagan area nyeri. Kolaborasi dalam pemberian analgetika. Rasional : analgetika akan mencapai pusat rasa nyeri dan menimbulkan penghilangan nyeri.

Tujuan : kebutuhan nutrisi terpenuhi Beri makan dalam porsi kecil tapi sering Rasional : memberikan kesempatan untuk meningkatkan masukan kalori total Timbang BB sesuai indikasi Rasional : berguna untuk menentukan kebutuhan kalori, evaluasi keadequatan rencana nutrisi Sajikan makanan dalam keadaan hangat dan bervariasi Rasional : meningkatkan keinginan pasien untuk makan sehingga kebutuhan kalori terpenuhi Ciptakan lingkungan yang nyaman saat makan Rasional : suasana yang nyaman membantu pasien untuk meningkatkan keinginan untuk makan Beri HE tentang manfaat asupan nutrisi Rasional : makanan menyediakan kebutuhan kalori untuk tubuh dan dapat membantu proses penyembuhan dan meningkatkan daya tahan tubuh 4.

Ansietas berhubungan dengan kurang pengetahuan tentang penyakit, prognosis, pengobatan dan perawatan a. Intervensi Kaji dan pantau tanda ansietas yang terjadi Rasional ketakutan dapat terjadi karena kurangnya informasi tentang prosedur yang akan dilakukan, tidak tahu tentang penyakit dan keadaannya Jelaskan prosedur tindakan secara sederhana sesuai tingkat pemahaman pasien. Rasional : memberikan informasi kepada pasien tentang prosedur tindakan akan meningkatkan pemahaman pasien tentang tindakan yang dilakukan untuk mengatasi masalahnya Diskusikan ketegangan dan harapan pasien.

Rasional : untuk mengurangi kecemasan yang dirasakan pasien Perkuat faktor-faktor pendukung untuk mengurangi ansiates. Rasional : untuk mengurangi kecemasan yang dirasakan pasien D. Pelaksanaan Pelaksanaan tindakan keperawatan pada pasien dengan limfoma maligna dilaksanakan sesuai dengan rencana yang telah dibuat E. Evaluasi Setelah dilakukan pelaksanaan tindakan keperawatan hasil yang diharapkan adalah : 1.

Nyeri berkurang 4.

AR 7-22.7 PDF

ASKEP LIMFOMA NON HODGKIN PDF

Ironisnya, pada orang sehat sistem limfatik tersebut justru merupakan komponen sistem kekebalan tubuh. Pengertian tentang limfoma maligna antara lain menurut Danielle, bahwa limfoma adalah malignansi yang timbul dari sistem limfatik. Sedangkan menurut Suzanne C. Smeltzer, , mengemukakan bahwa limfoma maligna adalah keganasan sel yang berasal dari sel limfoid.

ENCEFALOMALACIA POSTRAUMATICA PDF

Ironisnya, pada orang sehat sistem limfatik tersebut justru merupakan komponen sistem kekebalan tubuh. Ada dua jenis penyakit yang termasuk limfoma malignum yaitu penyakit Hodgkin PH , yang diderita sang rocker, dan limfoma non Hodgkin LNH. Keduanya dibedakan berdasarkan pemeriksaan patologi anatomi dimana pada PH ditemukan sel Reed Sternberg. Oleh karena itu, dalam edisi ini Farmacia lebih khusus membahas LNH. The American Cancer Society memperkirakan terdapat LNH lebih sering diderita pada usia lanjut dengan usia pertengahan median 50 tahun.

AL BIDAYAH WAL NIHAYAH URDU PDF

Ilmu kedokteran khususnya ilmu kesehatan pun begitu cepat berkembang mulai dari peralatan ataupun teori sehingga mendorong para pengguna serta spesialis tidak mau ketinggalan untuk bisa memiliki dan memahami wawasan serta ilmu pengetahuan tersebut. Terkait ilmu kesehatan dalam hal ini, yaitu Limfoma Hodgkin banyak sekali teori-teori serta keilmuan yang harus dimiliki oleh para pakar atau spesialis kesehatan. Wilayah keilmuan tersebut sangat penting dimiliki demi mengemban tugas untuk bisa menolong para pasien yang mana demi kesehatan, kesejahteraan dan kelancaran pasien dalam menjalanakan kodratnya sebagai manusia. Pengetahuan tentang Limfoma hodgkin bukan saja penting dimiliki oleh para tenaga kesehatan paramedis atau medis tetapi sangat begitu penting pula dimiliki khususnya oleh para istri-istri atau perempuan sebagai ibu atau bakal ibu dari anak-anaknya demi kesehatan, dan kesejahteraan mereka. Untuk itu, penulis dalam makalah ini bermaksud ingin memberikan beberapa pengertian yang mudah-mudahan makalah ini bermanfaat untuk khalayak pembaca khususnya para perempuan.

ISO 4833-1 PDF

Diagnosa Keperawatan 1. Nyeri b. Hyperthermia b. Ketidakseimbangan nutrisi ; kurang dari kebutuhan tubuh b.

Related Articles