ASKEP TENSION PNEUMOTHORAX PDF

Tekanan di rongga pleura pada orang sehat selalu negatif untuk mempertahankan paru dalam keadaan berkembang imflasi. Kerusakan pada pleura parietal dan atau pleura visceral dapat menyebabkan udara luar masuk ke dalam rongga pleura. Paling sering terjadi spontan tanpa ada riwayat trauma thorax dan karena berbagai prosedur diagnostic maupun terapeutik. Beberapa karateristik pada pneumothorax antara lain : laki — laki lebih sering dari pada wanita Sering pada usia 20 — 30 tahun. Pneumothorax spontan yang timbul pada umur lebih dari 40 tahun seringkali disebabkan oleh adanya bronchitis kronik dan empisema.

Author:Kajikus Malajas
Country:Kenya
Language:English (Spanish)
Genre:History
Published (Last):24 July 2007
Pages:112
PDF File Size:16.64 Mb
ePub File Size:1.93 Mb
ISBN:260-1-32242-892-4
Downloads:80118
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Faujora



Tekanan di rongga pleura pada orang sehat selalu negatif untuk mempertahankan paru dalam keadaan berkembang imflasi. Kerusakan pada pleura parietal dan atau pleura visceral dapat menyebabkan udara luar masuk ke dalam rongga pleura. Paling sering terjadi spontan tanpa ada riwayat trauma thorax dan karena berbagai prosedur diagnostic maupun terapeutik. Beberapa karateristik pada pneumothorax antara lain : laki — laki lebih sering dari pada wanita Sering pada usia 20 — 30 tahun.

Pneumothorax spontan yang timbul pada umur lebih dari 40 tahun seringkali disebabkan oleh adanya bronchitis kronik dan empisema. Lebih sering pada orang — orang dengan bentuk tubuh kurus dan tinggi astenikus terutama pada mereka yang mempunyai kebiasaan merokok. Pneumothorax kanan lebih sering terjadi dari pada kiri. Batas — batas yang membentuk rongga di dalam thorax ialah : a. Depan : Sternum dan tulang rawan iga — iga.

Belakang : 12 ruas tulang punggung beserta cakram antarruas diskus invertebralis yang terbuat dari tulang rawan. Samping : Iga — iga beserta otot interkostal d.

Bawah : Diafragma e. Atas : Dasar leher. Rongga thorax berisikan : Sebelah kanan dan kiri rongga dada terisi penuh oleh paru — paru beserta pembungkus pleuranya.

Pleura ini membungkus setiap belah, dan membentuk batas lateral pada mediastinum. Mediastinum ialah ruang di dalam rongga dada antara kedua paru — paru. Isinya jantung dan pembuluh — pembuluh darah besar, usofagus, duktus torasika, aorta desendens, dan vena kava superior, saraf vagus, dan frenikus dan sejumlah besar kelenjar limfe.

PENGERTIAN Pneumothorax adalah udara atau gas dalam rongga pleura, yang dapat terjadi secara spontan spontaneous pleura , sebagai akibat trauma ataupun proses patologis, atau dimasukkan dengan sengaja Dorland : Rongga pleura adalah rongga yang terletak diantara selaput yang melapisi paru — paru dan rongga dada.

Robekan ini berhubungan dengan bronkus. Granulomatus fibrosis adalah salah satu penyebab tersering terjadinya pneumothorax, karena bula tersebut berhubungan dengan adanya obstruksi empisema. Artificial Udara lingkungan luar masuk ke dalam rongga pleura melalui luka tusuk atau pneumothoraks disengaja artificial dengan terapi dalam hal pengeluaran atau pengecilan kavitas proses spesifik yang sekarang tidak dilakukan lagi.

Tujuan pneumothoraks sengaja lainnya ialah diagnostik untuk membedakan massa apakah berasal dari pleura atau jaringan paru. Penyebab-penyebab lain ialah akibat tindakan biopsi paru dan pengeluaran cairan rongga pleura. Traumatic Masuknya udara melaui mediastinum yang biasanya disebabkan trauma pada trakea atau esophagus akibat tindakan pemeriksaan dengan alat-alat endoskopi atau benda asing tajam yang tertelan.

Keganasan dalam mediastinum dapat pula mengakibatkan udara dalam rongga pleura melalui fistula antara saluran nafas proksimal dengan rongga pleura.

Pneumothorax merupakan medical emergency dimana akumulasi udara dalam rongga pleura akan bertambah setiap kali bernapas. Peningkatan tekanan intratoraks mengakibatkan bergesernya organ mediastinum secara masif ke arah berlawanan dari sisi paru yang mengalami tekanan. Non-tension pneumothorax tidak seberat Tension pnemothorax karena akumulasi udara tidak makin bertambah sehingga tekanan terhadap organ didalam rongga dada juga tidak meningkat.

Akumulasi darah dalam rongga toraks hemotoraks dapat menimbulkan masalah yang mengakibatkan terjadinya hemopneumotoraks.

Terjadi secara spontan tanpa didahului kecelakaan atau trauma. Timbul sobekan subpleura dari bulla sehingga udara dalam rongga pleura melalui suatu lubang robekan atau katup. Keadaan ini dapat terjadi berulang kali dan sering menjadi keadaan yang kronis. Penyebab lain ialah suatu trauma tertutup terhadap dinding dan fistula bronkopleural akibat neoplasma atau inflamasi.

Pneumotoraks Spontan Primer biasanya disebabkan oleh pecahnya bleb pada paru sering terjadi pada pria muda yang tinggi kurus dan pada Marfan syndrome , sedangkan Pneumotoraks Spontan Sekunder seringkali terjadi akibat Penyakit Paru Obstruktif Kronis PPOK.

Pneumotoraks terbuka. Pneumotoraks dimana ada hubungan terbuka antara rongga pleura dan bronchus yang merupakan dunia luar. Dalam keadaan ini tekanan intra pleura sama dengan tekanan barometer luar. Tekanan intra pleura disekitar nol 0 sesuai dengan gerakan pernapasan. Pneumotoraks tertutup. Rongga pleura tertutup tidak ada hubungan dengan dunia luar. Udara yang dulunya ada di rongga pleura kemungkinan positif oleh karena diresorbsi dan tidak adanya hubungan lagi dengan dunia luar, maka tekanan udara di rongga pleura menjadi negatif.

Tetapi paru belum mau berkembang penuh. Sehingga masih ada rongga pleura yang tampak meskipun tekanannya sudah negatif - 4 ekspirasi dan — 12 inspirasi. Pneumotoraks ventil. Merupakan pneumotoraks yang mempunyai tekanan positif berhubung adanya fistel di pleura viseralis yang bersifat ventil. Udara melalui bronchus terus ke percabangannya dan menuju ke arah pleura yang terbuka.

Pada waktu inspirasi udara masuk ke rongga pleura dimana pada permulaan masih negatif. Pada waktu ekspirasi udara didalam rongga pleura yang masuk itu tidak mau keluar melalui lubang yang terbuka tadi bahkan udara ekspirasi yang mestinya dihembuskan keluar dapat masuk ke dalam rongga pleura, apabila ada obstruksi di bronchus bagian proksimal dari fistel tersebut. Sehingga tekanan pleura makin lama makin meningkat sehubungan dengan berulangnya pernapasan.

Udara masuk rongga pleura pada waktu ekspirasi oleh karena udara ekspirasi mempunyai tekanan lebih tinggi dari rongga pleura, lebih-lebih kalau penderita batuk-batuk, tekanan udara di bronchus lebih kuat lagi dari ekspirasi biasa. PATOFISIOLOGI Saat inspirasi, tekanan intrapleura lebih negative daripada tekanan intrabronkhial, sehingga paru akan berkembang mengikuti dinding thoraks dan udara dari luaryang tekanannya nol akan masuk ke bronchus sehingga sampe ke alveoli.

Saat ekspirasi, dinding dada menekan rongga dada sehingga tekanan intrapleura akan lebih tinggi dari tekanan dialveolus ataupun di bronchus, sehingga udara ditekan keluar melalui bronchus. Tekanan intrabronkhial meningkat apabila ada tahanan jalan napas. Tekanan intrabronkhial akan lebih meningkat lagi pada waktu batuk, bersin atau mengejan, karena pada keadaan ini glotis tertutup.

Apabila dibagian perifer dari bronchus atau alveolus ada bagian yang lemah, bronkhus atau alveolus itu akan pecah atau robek. Secara singkat proses terjadinya pneumothoraks adalah sebagai berikut: a. Alveoli disangga oleh kapiler yang lemah dan mudah robek dan udara masuk kea rah jaringan peribronkhovaskuler. Apabila alveoli itu melebar, tekanan dalam alveoli akan meningkat. Apabila gerakan napas kuat, infeksi dan obstruksi endobronkhial adalah faktor presipitasi yang memudahkan terjadinya robekan.

Selanjutnya udara yang terbebas dari alveoli dapat menggoyahkan jaringan fibrosis di peribronkovaskular kearah hilus, masuk mediastinum, dan menyebabkan pneumothoraks. Tachypnea b. Dyspnea c. Decreased or absent breath sounds on affected side. Tracheal deviation. Dull resonance on percussion. Unequal chest rise. Hypotension j. Pale, cool, clammy skin. Possibly subcutaneous air. Narrowing pulse pressure. Tujuannya yaitu untuk mengeluarkan udara dari rongga pleura dan menurunkan kecenderungan untuk kambuh lagi.

Prinsip — prinsip penanganan pneumothorax menurut British Sosiety dan American collage of chest fisician adalah : a. Observasi dan pemberian tambahan oksigen b. Aspirasi sederhana dengan jarum dan pemasangan tube trakeostomi dengan atau tanpa pleurodesis. Trakoskopi dengan pleurodesis dan penanganan terhadap adanya blep atau bula.

Torakotomi 7. Penanggung jawab a nama b umur c jenis kelamin d pekerjaan e hubungan dengan pasien f pendidikan 2 Riwayat Kesehatan a. Riwayat penyakit saat ini Keluhan sesak napas sering kali datang mendadak dan semakin lama semakin berat. Nyeri dada dirasakan pada sisi yang sakit, rasa berat, tertekan dan terasa lebih nyeri pada gerakan pernapasan.

Melakukan pengkajian apakah ada riwat trauma yang mengenai rongga dada seperti peluru yang menembus dada dan paru, ledakan yang menyebabkan tekanan pada paru meningkat, kecelakaan lalu lintas biasanya menyebabkan trauma tumpul di dada atau tusukan benda tajam langsung menembus pleura. Riwayat penyakit dahulu Perlu ditanyakan apakah klien pernah menderita penyakit seperti TB Paru dimana sering terjadi pada pneumothorax spontan c.

Riwayat penyakit keluarga Perlu ditanyakan adakah anggota keluarga yang menderita penyakit yang mungkin menyebabkan pneumothorax seperti kanker paru, asma, TB paru dan lain-lain. Aktivitas atau istirahat Gejala : Dispnea dengan aktivitas atau istirahat. Sirkulasi Tanda : Takikkardia. Integritas ego Tanda : ketakutan, gelisah. Nyeri atau kenyamanan Gejala : nyeri dada unilateral meningkat karena pernapasan, batuk.

Timbul tiba-tiba gejala sementara batuk atau reganggan pneumothorax spontan. Tajam dan nyeri menusuk yang diperberat oleh napas dalam, kemungkinan menyebar ke leher, bahu, abdomen efusi pleural. Tanda : - berhati-hati pada area yang sakit. Pernapasan Gejala : - kesulitan bernapas, lapar napas.

Perkusi dada : - Hiperresonan diatas area terisi udara pneumothorax , bunyi pekak diatas area yang terisi area hemothorax. Observasi dada dan palpasi dada : - Gerakan dada tidak sama paradogsik bila trauma atau kemps,penurunan pengembangan thorax area yang sakit.

Kulit : - Pucat, sianosis, berkeringat, krepitasi sub kutan. Keamanan Gejala : adanya trauma dada. PaCO2 kadang-kadang meningkat. Ketidak efektifan pola pernapasan yang berhubungan dengan menurunya ekspansi paru sekunder terhadap peningkatan tekanan dalam rongga pleura.

Resiko tinggi trauma pernapasan berhubungan dengan pemasangan WSB.

2SC3855 SANKEN PDF

Asuhan Keperawatan Tension Pneumothoraks

Kagalabar Kurangnya pengetahuan berhubungan berhubungan dengan dengan keterbatasan informasi terhadap prosedur tindakan WSD. Dari data diatas penyakit pneumotoraks berada pada urutan keempat. A chest tube must be inserted to drain blood and air from the pleural space so it can return to a state of negative pneumothora and function normally. Traumanya bisa bersifat menembus luka tusuk, peluru atau tumpul benturan pada kecelakaan kendaraan bermotor. Laporan Pendahuluan Pneumothorax kesehatan. We share information about your activities on the site with our partners and Google partners: Untuk zskep definisi pneumothoraks.

HINARIO PADRINHO ALFREDO PDF

ASKEP TENSION PNEUMOTHORAX PDF

.

DIAGNOSTICO AUTOMOTRIZ CON OSCILOSCOPIO PDF

.

AVERY 5960 TEMPLATE PDF

.

Related Articles