KELANGKAAN KEDELAI PDF

Berlaku Arif dan Bijaksana dalam Memanfaatkan Sumber Daya Kelangkaan adalah jika alat pemuas kebutuhan terbatas sedangkan kebutuhan manusia tidak terbatas. Kelangkaan adalah kondisi dimana kita tidak mempunyai cukup sumber daya untuk memuaskan kebutuhan kita. Dengan singkat kelangkaan terjadi karena jumlah kebutuhan lenih banyak dari jumlah barang dan jasa yang tersedia. Kelangkaan juga dapat diartikan alat yang digunakan untuk memuaskan kebutuhan jumlahnya tidak seimbang dengan jumlah kebutuhan yang harus dipenuhi. Untuk mendapatkan alat pemuas kebutuhan memerlukan pengorbanan. Masalah kelangkaan selalu hadapi merupakan masalah bagaimana seseorang memenuhi kebutuhan yang banyak dan beragam dengan alat pemuas yang terbatas.

Author:Shar Shagore
Country:Bahrain
Language:English (Spanish)
Genre:Literature
Published (Last):27 August 2019
Pages:281
PDF File Size:3.8 Mb
ePub File Size:2.9 Mb
ISBN:459-8-58054-713-6
Downloads:15766
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:JoJoktilar



Oleh : Herry Suhardiyanto - Rektor IPB dan Wakil Ketua Komite Inovasi Nasional RI Kelangkaan kedelai yang pada saat ini kita alami tentu tidak berarti telah terjadi krisis pangan karena kedelai hanya salah satu dari sekian banyak komoditas pangan yang menjadi menu makanan kita sehari-hari. Kelangkaan kedelai pada saat ini menyadarkan kita bahwa kita perlu mengantisipasi kemungkinan yang dapat terjadi kapan saja.

Hari-hari ini kita disadarkan kembali akan perlunya bangsa ini mempunya sistem produksi pangan yang tangguh. Beberapa tahun yang lalu, ketika harga kedelai naik kita pernah menyadari perlunya kita lebih sungguh-sungguh lagi membangun kemampuan memproduksi kedelai. Lalu, kita pun terlena dengan prioritas lain dan kejadian itu tidak mampu menghadirkan solusi mendasar atas persoalan ketergantungan kepada kedelai impor, sampai kejadian serupa kita alami kembali pada saat ini.

Kebijakan pemerintah menurunkan bea masuk impor dan mendorong koperasi atau kelompok pengusaha tahu dan tempe untuk dapat mengimpor langsung kedelai dengan harapan dapat memotong rantai tata niaga memang sudah tepat dan harus diambil pada saat ini.

Namun, berkurangnya pasokan kedelai impor karena turunnya produksi di Amerika Serikat sebagai dampak kekeringan tentu tidak serta-merta dapat dipulihkan. Selain itu, belum kuatnya sistem produksi kedelai di dalam negeri turut memberikan andil terhadap kelangkaan kedelai. Untuk mengatasi kelangkaan kedelai, kita tidak bisa hanya mengandalkan instrumen kebijakan perdagangan.

Dengan jumlah penduduk terbesar keempat di dunia, Indonesia harus memiliki grand strategy dalam membangun sistem produksi pangan yang tangguh sehingga terbebas dari ketergantungan kepada pangan impor. Tanah air kita yang berada di daerah beriklim tropika memungkinkan pertanian sepanjang tahun. Itulah sesungguhnya target swasembada pangan secara berkelanjutan yang mestinya terus-menerus kita perjuangkan untuk dapat ditegakkan. Dengan demikian, grand strategy kita dalam bidang produksi pangan tidak akan terjebak pada penanganan persoalan jangka pendek dan terbatas pada komoditas tertentu, tetapi menjangkau rentang waktu yang lebih panjang dengan cakupan yang lebih luas sehingga lebih tangguh.

Optimalisasi sumber daya Untuk membangun system produksi pangan yang kuat, kita perlu mengelola secara optimal sumber daya yang kita miliki. Salah satu versi perhitungan areal tanam untuk swasembada kedelai menyatakan dibutuhkan tidak kurang dari 1,7 juta ha lahan. Namun keinginan tersebut berbanding terbalik dengan fakta di lapangan ketika terjadi konversi lahan yang sangat cepat ke penggunaan untuk permukiman, industri, jalan raya, dan sebagainya.

Badan Pusat Statistik menyebutkan setiap tahun terjadi konversi lahan pertanian ke penggunaan lain tidak kurang dari ribu hektare. Infrastruktur bendungan dan jaringan irigasi yang kita miliki tidak berfungsi maksimal karena daerah tangkapan air di hulu terdegradasi dan jaringan irigasi rusak. Lahan sawah irigasi di daerah hulu menerima air berlebih, sedangkan di daerah hilir sering kekurangan air.

Selain itu, di daerah irigasi tertentu terjadi hambatan besar dalam pengelolaan. Hal itu sering mengakibatkan rencana tanam serentak di hamparan sawah tersebut sulit direalisasikan. Swasembada beras yang pernah kita capai pada antara lain merupakan buah konsistensi implementasi gagasan revolusi hijau dalam jangka panjang yang dimulai dengan kegiatan action research pilot project Pancausaha Lengkap di Karawang pada Agustus Program itu kemudian diperluas menjadi Bimas Bimbingan Massal dan beberapa nama program lain sebagai 5 bentuk penyempurnaan.

Ketika beberapa hari yang lalu penulis mengikuti kegiatan Fakultas Pertanian IPB untuk tapak tilas lokasi konsep Bimas pertama kali diimplementasikan, ternyata tanaman padi para petani sedang terserang hama penggerek batang akibat berbagai persoalan, mulai rendahnya efektivitas pestisida hingga sangat berkurangnya musuh alami hama tersebut. Petani menghadapi masalah karena tanah sawah di lokasi tersebut telah diberi pupuk anorganik berlebihan dalam jangka waktu yang lama. Pada aspek benih, kita juga masih lemah.

Jumlah petani yang sangat memahami perbenihan mengalami penurunan sejalan dengan meningkatnya usia rata-rata petani. Peran inovasi Pada awal an, laju pertumbuhan produksi padi mengalami penurunan. Penelitian-penelitian itu telah menghasilkan inovasi penting dalam peningkatan produktivitas tanaman, penggunaan sarana produksi secara lebih efisien, dan budi daya tanaman yang ramah lingkungan.

Melalui penerbitan daftar karya inovatif tersebut, sejak para peneliti baik dari perguruan tinggi, institusi penelitian dan pengembangan di berbagai kementerian, maupun swasta di Indonesia didorong untuk menghasilkan inovasi-inovasi terbaik mereka.

Di antara berbagai perguruan tinggi serta institusi penelitian dan pengembangan, IPB memberikan kontribusi terbanyak selama empat tahun berturut-turut, yaitu 21 dari inovasi , 24 dari inovasi , 51 dari inovasi , dan 35 dari inovasi Dengan demikian, dari sampai , IPB telah memberikan kontribusi kumulatif sebesar dari inovasi. Untuk mengkaji kemungkinan penambahan luas areal tanam kedelai, IPB telah melakukan penelitian untuk menjadikan lahan pasang surut sebagai tambahan areal untuk tanaman kedelai.

Hal ini diharapkan dapat mengurangi kemungkinan penurunan areal tanam jagung dan palawija lain karena perluasan areal tanam kedelai. Teknologi Budi Daya Jenuh Air BJA yang meliputi pengaturan tinggi muka air, penerapan olah tanah ringan, dan pemberian kapur ternyata dapat menurunkan kadar pirit Ghulamahdi, Untuk pengembangan skala besar, tentu ada penurunan produktivitas rata-rata. Mengingat potensi lahan kering, terutama tanah asam, di Tanah Air masih belum dimanfaatkan secara optimal, sebagai kelanjutan dari penelitian-penelitian sebelumnya, IPB telah mengembangkan formula inokulan bakteri bintil akar untuk peningkatan produksi kedelai pada lahan kering asam pH 4,0.

Saat ini IPB sedang mempersiapkan perbanyakan benih galur-galur tersebut untuk selanjutnya berharap dapat melakukan uji multilokasi sebelum varietas baru dapat dilepas. Cendawan itu mudah dibiakkan dan efektif dalam membunuh nimfa dan kepik dewasa serta mengendalikan jumlah telur hama Santoso, Pusat Penelitian Bioteknologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia LIPI juga sudah mengembangkan teknologi kedelai plus yang dirancang untuk memasukkan bakteri penambat nitrogen ke benih kedelai.

Teknologi tersebut dapat meningkatkan efisiensi aplikasi pupuk hayati Sukiman, Aswidinnoor, sejak , telah menghasilkan tujuh varietas padi unggul untuk ekosistem sawah dan rawa. Selain itu, inovasi kultur antera dan program silang balik telah dikembangkan untuk memastikan benih unggul yang dihasilkan akan selalu seragam Purwoko et al, Mengingat selama puluhan tahun sawah selalu dipupuk dengan pupuk anorganik saja dan tidak mendapat pasokan bahan organik yang cukup, dilakukanlah penelitian budi daya tanaman padi dengan aplikasi bahan organik, yaitu jerami dengan dekomposer dan pupuk hayati tanpa aplikasi pestisida.

Yang jelas, kita sesungguhnya mampu mengembangkan teknologi yang sesuai untuk kondisi petani kita, pemilikan lahan rata-rata tiap keluarga petani, dan keadaan lingkungan pertumbuhan bagi tanaman yang produknya kita perlukan. Sayangnya, masih sedikit pelaku bisnis dan institusi publik yang memanfaatkan hasil inovasi bangsa sendiri.

KIN tidak dibentuk untuk menjadi kolom baru dari berbagai kolom yang sudah ada, tetapi menjadi balok ikat antarkolom untuk membentuk dan memperkuat bangunan Sistem Inovasi Nasional. Tanpa banyak perdebatan, KIN telah menetapkan bahwa pupuk hayati merupakan salah satu quick win yang perlu segera diwujudkan dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Kita perlu terus-menerus menghasilkan inovasi yang berguna bagi peningkatan daya saing dan penguatan perekonomian nasional.

Kita pun optimistis dapat melakukannya. Dengan menyelenggarakan pendidikan tinggi pertanian yang bermutu, IPB menggugah kesadaran akan pentingnya pertanian dan pangan sehingga masalah kelangkaan pangan tidak terulang lagi pada masa depan. Dengan pendidikan tinggi pertanian yang bermutu itu, akan dihasilkan inovasi dan teknologi budi daya yang baik serta berbagai pemikiran sebagai dasar kebijakan untuk meningkatkan kesejahteraan petani. Dengan demikian, kita tidak akan kehilangan generasi yang peduli terhadap pertanian.

Keterangan gambar : sebagai ilustrasi tambahan yang diambil dari internet. Sumber bacaan : dikutip dari artikel pada Media Indonesia tgl.

COMO CREAR MAPAS MENTALES TONY BUZAN PDF

Pengertian Kelangkaan dan Faktor Penyebab Kelangkaan

Pengertian Kelangkaan Apa yang terbersit di benak kalian ketika mendengar istilah kelangkaan? Apakah mengenai hilangnya kedelai di pasaran? Kedua contoh di atas menggambarkan bentuk kelangkaan. Manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya tidak pernah ada puasnya. Kebutuhan manusia beraneka ragam dan terus-menerus ada.

CHECKLISTE URLAUB FLUGREISEN PDF

Pengertian Kelangkaan – Kebutuhan, Faktor, Penyebab, Dampak, Strategi, Contohnya

Kebijakan dibuat dalam rangka menindaklanjuti paket kebijakan penyelamatan ekonomi nasional yang sekarang mencatat defisit transaksi berjalan dan defisit perdagangan. Kebijakan penyelamatan ekonomi melalui program pengendalian harga barang kebutuhan pokok sangat diperlukan untuk menjaga daya beli masyarakat. Mengendalikan inflasi. Sistem periodisasi pengajuan permohonan dilakukan per semester sebagai berikut: a. Persetujuan Impor berlaku selama 6 enam bulan. Sistem periodisasi pengajuan permohonan tersebut di atas berlaku pada tanggal 1 November Kewajiban Laporan Surveyor sebagai dokumen pelengkap pabean dalam penyelesaian kepabeanan di bidang impor mulai berlaku 1 Oktober

CUD BADANTE PDF

Ini 2 Cara Pemerintah Atasi Kelangkaan Tempe-Tahu

Kritik dan Saran Latar Belakang Dewasa ini, banyak masyarakat yang telah akrab mendengar kata kedelai dalam kehidupan sehari-hari baik dari kalangan atas, menengah, maupun bawah. Kedelai menjadi sangat istimewa karena dibalik harganya yang murah, kedelai meinyimpan banyak sekali manfaat untuk kesehatan. Namun, kedelai yang biasa kita jumpai dalam olahan tempe, tahu, maupun susu kedelai, kini menghilang di pasaran. Indonesia saat ini termasuk negara yang terancam krisis pangan.

ELES ERAM MUITOS CAVALOS LUIZ RUFFATO PDF

Oleh : Herry Suhardiyanto - Rektor IPB dan Wakil Ketua Komite Inovasi Nasional RI Kelangkaan kedelai yang pada saat ini kita alami tentu tidak berarti telah terjadi krisis pangan karena kedelai hanya salah satu dari sekian banyak komoditas pangan yang menjadi menu makanan kita sehari-hari. Kelangkaan kedelai pada saat ini menyadarkan kita bahwa kita perlu mengantisipasi kemungkinan yang dapat terjadi kapan saja. Hari-hari ini kita disadarkan kembali akan perlunya bangsa ini mempunya sistem produksi pangan yang tangguh. Beberapa tahun yang lalu, ketika harga kedelai naik kita pernah menyadari perlunya kita lebih sungguh-sungguh lagi membangun kemampuan memproduksi kedelai. Lalu, kita pun terlena dengan prioritas lain dan kejadian itu tidak mampu menghadirkan solusi mendasar atas persoalan ketergantungan kepada kedelai impor, sampai kejadian serupa kita alami kembali pada saat ini.

Related Articles