KERAJAAN SINGASARI PDF

Lalu memperkuat angkatan perang. Raja Kertanegara membangun dan memperkuat angkatan petang baik angkatan darat maupun angkatan laut untuk menciptakan keamanan dan ketertiban di dalam negeri, serta untuk mewujudkan persatuan Nusantara. Ia berusaha memperkuat partahanan kerjaan dalam menghadapi serangan kerajaan Cina-Mongol Kaisar Khubilai Kahn. Kertanegara mengirimkan utusan ke Melayu yang dikenal dengan nama Ekspedisi Pamalayu yang berhasil menguasai Kerajaan Melayu. Kertanegara juga menjalin hubungan persahabatan dengan raja Champa, dengan tujuan untuk menahan perluasaan kekuasaan Kubilai Khan dari Dinasti Mongol.

Author:Goltijinn Dairamar
Country:Tunisia
Language:English (Spanish)
Genre:Love
Published (Last):25 March 2018
Pages:422
PDF File Size:17.69 Mb
ePub File Size:11.9 Mb
ISBN:807-6-67155-686-1
Downloads:74247
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Tejinn



Penutup Peninggalan Kerajaan Singasari Kejayaan Kerajaan ini tentu meninggalkan sejarah serta peninggalan yang tentunya menunjukkan bahwa Kerajaan Singasari pernah ada. Dengan adanya peninggalan Kerajaan Singasari, tentu menjadikan Kerajaan ini menjadi Kerajaan yang pernah berjaya di Nusantara.

Berikut adalah peninggalan Kerajaan Singasari : 1. Candi Jago Candi Jago merupakan salah satu peninggalan Kerajaan Singasari yang mana memiliki arsitekstur yang memiliki susunan layaknya teras punden berundak. Bentuk dari candi ini cukup unik, pasalnya bagian atas dari candi ini hanya tersisa sebagian saja.

Karena menurut sejarah, Candi Jago pernah tersambar petir. Batu yang digunakan pada keseluruhan bangunan candi menggunakan batu andesit. Konon, candi ini juga digunakan Raja Kertanegara untuk beribadah. Kerajaan Mataram 2. Yang tidak lain tidak bukan ialah raja Singasari terakhir. Disebutkan bahwa Raja Kertanegara berpulang pada tahun karena diserang oleh Jayakatwang yang memimpin tentara Gelang-gelang. Diduga kuat bahwa pembangunan Candi Singasari ini tidak pernah selesai dibangun.

Arca Dwarapala Arca Dwarapala merupakan peninggalan Kerajaan Singasari yang memiliki bentuk seperti monster dengan ukuran yang sangat besar. Menurut juru kunci tempat ini, arca Dwarapala merupakan sebuah tanda bahwa Anda masuk ke wilayah Kotaraja.

Akan tetapi hingga saat ini, letak Kotaraja Singasari tidak ditemukan secara pasti. Sehingga Arca Dwarapala dikategorikan sebagai peninggalan Kerajaan Singasari. Candi Sumberawan Candi ini merupakan satu-satunya stupa yang ditemukan di Jawa Timur dan berlokasi sekitar 6 kilometer dari Candi Singasari. Selain sebagai peninggalan Kerajaan, tentu candi ini juga digunakan oleh umat Buddha pada saat itu.

Jika dilihat, pemandangan dari candi ini terlihat indah karena lokasi candi ini berada di dekat telaga dengan air yang sangat bening. Sehingga nama candi ini diberi nama Candi Sumberawan. Candi Jawi Berada di pertengahan jalan raya antara Pandaan — Prigen serta Pringebukan, candi ini sering dikira tempat ibadah umat Buddha. Tetapi sebenarnya, tempat ini merupakan tempat untuk menyimpan abu dari Raja Kertanegara.

Candi Kidal Salah satu warisan dari Kerajaan Singasari adalah Candi Kidal dan dibangun sebagai sebuah penghormatan raja kedua Singasari, yaitu Anusapati.

Beliau memerintah Singasari selama kurang lebih 20 tahun, yaitu sekitar tahun hingga tahun Kematian Anusapati dibunuh oleh Panji Tohjaya sebagai bentuk perebutan kekuasaan Kerajaan serta diyakini sebagai kutukan Mpu Gandring. Prasasti ini dibuat tahun Masehi serta ditulis menggunakan aksara jawa. Penulisan prasasti ini ditujukan untuk mengenang pembangunan candi pemakaman yang dilakukan oleh Mahapatih Gajah Mada. Bagian pertama prasasti ini berisi tanggal prasasti yang sangat detail, termasuk dengan penggambaran letak benda-benda angkasa.

Lalu pada bagian kedua menggambarkan maksud serta arti dari prasasti ini, yaitu sebagai kabar pembangunan sebuah caitya atau candi pemakaman. Prasasti Manjusri Prasasti Manjusri merupakan sebuah manuskrip yang dibuat pada bagian belakang Arca Manjusri pada tahun Awalnya prasasti ini ditempatkan di Candi Jago, akan tetapi sekarang prasasti ini disimpan di Museum Nasional, Jakarta.

Prasasti Wurare Isi dari prasasti ini merupakan sebuah peringatan penobatan arca Mahaksobhya di tempat bernama Wurare, sehingga prasasti ini dinamai Prasasti Wurare. Ditulis menggunakan bahasa Sansekerta serta bertanggal 21 November atau sekitar tahun Saka.

Prasasti ini juga dibuat sebagai penghormatan serta pelambang bagi Raja Kertanegara yang dianggap sudah mencapai derajat Jina. Tulisan dari prasasti ini ditulis melingkar pada bagian bawah prasasti. Prasasti Mula Malurung Prasasti ini merupakan sebuah piagam penganugerahan sekaligus pengesahan Desa Mula serta Desa Malurung untuk seorang tokoh bernama Pranaraja.

Bentuk dari prasasti ini berupa lempengan-lempengan tembaga yang diterbitkan Raja Kertanegara tahun atas perintah ayahnya. Lempengan ini ditemukan di dua waktu yang berbeda, yaitu tahun di sekitar kota Kediri, Jawa Timur. Kemudian ditemukan lagi pada bulan Mei tahun di lapak penjual barang loak yang mana tidak jauh dari lokasi sebelumnya. Semua lempengan ini sudah disimpan di Museum Nasional, Jakarta. Sehingga Kerajaan ini memiliki sejarah yang tentunya akan terkenang oleh masyarakat Indonesia.

Berikut adalah raja Kerajaan Singasari dari pertama hingga akhir : Kerajaan Demak 1. Ia berhasil menjadi raja Kerajaan Singasari karena ia berhasil memenangkan peperangan dan kemudian mendirikan Kerajaan Singasari.

Anusapati Anusapati merupakan raja Kerajaan Singasari yang selanjutnya. Ia memimpin sekitar tahun hingga Masehi. Tidak banyak yang dapat diketahui dari Anusapati, tetapi ia menjadi sasaran pembunuhan dan Anusapati dibunuh oleh Tohjaya yang ingin membalas kematian ayahnya, Ken Arok. Tohjaya Tohjaya kemudian menjadi raja Kerajaan Singasari setelah berhasil membunuh Anusapati tahun Masehi.

Kepemimpinan Tohjaya hanya berlangsung beberapa bulan karena terjadi pemberontakan yang dilancarkan Ranggawuni dan Mahesa Cempaka. Atas penyerangan tersebut, Tohjaya terluka parah lalu meninggal dunia. Ranggawuni Setelah membunuh Tohjaya, tahta Kerajaan jatuh kepada Ranggawuni. Ia memimpin Ranggawuni pada tahun hinga Masehi dan didampingi Mahesa Cempaka.

Kerajaan waktu itu sangat aman dan tenteram semasa pimpinan Ranggawuni. Kertanegara Raja Kertanegara menjadi raja Kerajaan Singasari terakhir sekaligus raja yang membuat Singasari berjaya.

Ia diangkat menjadi raja ketika usianya masih muda. Cita-cita raja kertanegara adalah melaksanakan ekspedisi pamalayu serta menguasai daerah Bali dan Jawa Barat. Sayangnya, cita-cita Raja Kertanegara harus kandas ketika ia berhasil ditumbangkan oleh Jayakatwang. Politik luar negeri yang berhasil dilakukan Raja Kertanegara yaitu mempersatukan Nusantara. Tidak lain tidak bukan, politik luar negeri merupakan cita-cita Raja Kertanegara. Penutup Kerajaan Singasari merupakan salah satu dari sekian Kerajaan di Jawa Timur yang waktu itu berjaya dan berhasil membuat perubahan di Nusantara.

Berbagai peninggalan dari Kerajaan ini juga bisa Anda kunjungi di Jawa Timur. Jika ditarik pesan yang lebih dalam, generasi muda harus meneruskan cita-cita Raja Kertanegara, yaitu mempersatukan Indonesia. Tidak hanya generasi muda saja, tetapi juga seluruh masyarakat Indonesia juga harus turut memperjuangkan cita-cita Raja Kertanegara.

CABERG JUSTISSIMO MANUAL PDF

sejarah kerajaan Singasari Secara Lengkap dan Singkat

Prasasti ini dibuat tahun Masehi serta ditulis menggunakan aksara jawa. Penulisan prasasti ini ditujukan untuk mengenang pembangunan candi pemakaman yang dilakukan oleh Mahapatih Gajah Mada. Bagian pertama prasasti ini berisi tanggal prasasti yang sangat detail, termasuk dengan penggambaran letak benda-benda angkasa. Lalu pada bagian kedua menggambarkan maksud serta arti dari prasasti ini, yaitu sebagai kabar pembangunan sebuah caitya atau candi pemakaman. Prasasti Manjusri Prasasti Manjusri merupakan sebuah manuskrip yang dibuat pada bagian belakang Arca Manjusri pada tahun Awalnya prasasti ini ditempatkan di Candi Jago, akan tetapi sekarang prasasti ini disimpan di Museum Nasional, Jakarta.

AMARANTHUS DUBIUS PDF

Sejarah Kerajaan Singasari : Awal Berdiri, Silsilah Raja, Masa Kejayaan

Asal usul Ken Arok tidak jelas. Para ahli sejarah menduga ayah Ken Arok seorang pejabat kerajaan, mengingat wawasan berpikir, ambisi, dan strateginya cukup tinggi. Hal itu jarang dimiliki oleh seorang petani biasa. Ken Arok setelah mengabdi di Tumapel ingin menduduki jabatan akuwu dan sekaligus memperistri Ken Dedes istri Tunggul Ametung. Dengan menggunakan tipu muslihat yang jitu, Ken Arok dapat membunuh Tunggul Ametung.

Related Articles